Monday, August 20, 2018

Kilas Sejarah : Ulama, Santri dan Pemuda Bersatu Tanpa Melihat Latar Belakang Dalam Perjuangan 10 November 1945

Semenjak kedatangan Kapten Angkatan Laut Belanda (tidak disebutkan namanya) dan sekitar 6.000 pasukan Goerkha Inggris yang bergabung dalam Brigade ke-49 Divisi ke-26 India dipimpin oleh AWS. Mallaby diboncengi NICA mendarat di Surabaya, telah menimbulkan keresahan di tengah-tengah rakyat Indonesia. Laksamana Shibata Yaichiro, seorang Panglima senior Jepang yang memihak kepada RI yang sempat membukakan gudang persenjataan kepada para pemuda Indonesia, menyerah kepada Kapten AU tersebut, 3 Oktober 1945.

Tetapi dia memerintahkan kepada seluruh pasukannya agar memberikan persenjataan kepada rakyat yang akan bertanggungjawab menyerahkan kepada tentara sekutu. Tentu, rakyat tidak akan memberikan senjata tersebut kepada tentara sekutu yang akan memerangi mereka.

Boeng Tomo dari Barisan Pemberontakan Rakjat Indonesia memberikan komando agar jangan sampai menyerahkan persenjataan kepada Tentara Sekutu. Tak terbayangkan betapa kuatnya Tentara Sekutu Inggris dengan bom pemusnahnya yang telah menghancurkan kota Hirosima dan Nagasaki Jepang. Dengan bambu runcing khas Kiai Soebehi-kelak namanya ditiadakan dalam sejarah kemudian disebutkan nama Tan Malaka sebagai pendiri Barisan Bambu Runcing-, Ulama dan Santri bertekad baja Djihad Fi sabilillah mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dan Agama Islam, walaupun harus berhadapan dengan Tentara  Sekutu dan NICA yang memiliki senjata pemusnah. Bangsa Indonesia mempunyai satu semboyan, Lebih  Baik Mati Berkalang Tanah dari pada Hidoep Didjajah. Kematian dalam pertempuran melawan penjajahan, diyakini sebagai mati yang indah, gugur sebagai syuhada.

Kemudian hal itu diikuti oleh segenap laskar mempersenjatai dirinya dengan Bambu Runcing. Demikian pula rakyat, secara spontan mempersenjatai dirinya dengan senjata tajam, keris, pedang, tombak, rencong, dan lainnya, siap menghadapi serangan Tentara Sekutu Inggris dan NICA.

Detik-detik Perang Sabil 10 November 1945

Disusul sehari sebelum pecah pertempuran, 9 November 1945, Mayor Djenderal R.C Mansergh Komandan Tentara Angkatan Darat Sekutu memberikan ultimatum kepada segenap rakyat Indonesia agar menyerahkan senjatanya, paling lambat jam 06.00 pagi 10 November 1945. Ultimatum ini tidak didengar oleh rakyat. Semangat perjuangan Ulama dan Santri tak goyah, walaupun harus menghadapi Tentara Sekutu Inggris dan NICA ditambah Divisi India ke-26 seluruhnya berjumlah 15.000 orang. Dibantu dengan senjata pemusnah dan beberapa kapal Destroyer-perusak dari Royal Air Force Inggris. Namun, tidak mampu memadamkan semangat perjuangan melawan penjajahan yang sedang berkobar di hati rakyat.

Dengan adanya Resoloesi Djihad yang dikeluarkan oleh Nahdlatoel Oelama, 22 Oktober 1945, Senin Pahing, 15 Dzulqaidah 1364  dan dari Partai Islam Indonesia Masyoemi, di Jogjakarta 7 November 1945, Rabu Pon, 1 Dzulhijjah 1364 H, serta panggilan Takbir dari Boeng Tomo, maka hadirlah para Ulama antara lain: Choedrotoes Sjeich Rais Akbar K.H Hasyim Asy’ari dari Pesantren Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur. K.H Asyhari dan Kiai Toenggoel Woeloeng dari Yogyakarta. K.H Abbas dari Pesantren Buntet Cirebon dan K.H. Moestafa Kamil dari Syarikat Islam Garut Jawa Barat, ikut memimpin palagan di Surabaya.

Dengan semangat dan jiwa patriotik penuh keberanian, pecahlah peperangan di Surabaya 10 November 1945, Sabtoe Legi, 4 Dzulhijjah 1364. Surabaya berubah menjadi lautan api dan darah. Perang sabil ini, menampakkan keagungan semangat rela berkorban harta dan keberanian jiwa yang tiada tara oleh para Ulama dan Santri bersama Tentara Keamanan Rakyat- TKR yang merupakan gabungan dari para pejuang PETA, KNIL, Hizbullah, Barisan Pelopor, dan Para pemuda lainnya.

Ditambah dengan teriakan Takbir Allahu Akbar yang terus berkumandang dalam kancah peperangan, menjadikan Tentara Sekutu, Goerkha dan NICA tidak berdaya. Mereka tidak sanggup untuk meneruskan operasinya dan kehilangan senjatanya, sehingga mereka harus kembali ke Jakarta untuk menguburkan serdadunya yang menjadi korban.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa Perang Sabil 10 November 1945 di Surabaya, Sabtoe Legi, 4 Dzulhijjah 1364, adalah hasil dari pengaruh semangat religius yang Islami. Karena perang yang menentang maut didorong dengan keyakinan agama, akan bangkit walaupun harus menghadapi musuh dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, Boeng Tomo disetiap penutupan pidatonya membakar semangat juang bangsa, selalu diakhiri dengan teriakan Takbir Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Muhammad Natsir menjelaskan alasan mengapa Boeng Tomo selalu mengakhiri pidatonya dengan takbir dalam menutup pidato Radio Pemberontakan, yaitu karena Boeng Tomo memahami siapa yang tepat menjadi teman dalam membela tanah air dan bangsa serta Agama Allah dari ancaman tiap-tiap kezaliman musuh-musuh Allah, kecuali Ulama dan umat Islam.

Penulis : Yasyfi, mahasiswa Makhad Ali An Nur, Sukoharjo

Sumber:

  1. Buku Ahmad mansur suryanegara, Api sejarah (jilid 1 dan 2): Mahakarya perjuangan Ulama dan santri dalam Menegakkan NKRI. Bandung: Salamadani, 2009 dan 2010 M.
  2. https://ift.tt/2gs3FoP
  3. https://ift.tt/2OVysKf
  4. https://ift.tt/1O0rzSf


from Halo Dunia Network https://ift.tt/2OQfBQm
via IFTTT

Sunday, August 19, 2018

Polisi Santri Gresik Fokus Berantas Miras Oplosan

Peristiwa meninggalnya beberapa pemuda saat pesta di Kecamatan Sempor lalu menjadi pelajaran bagi Kepolisian untuk terus melakukan evaluasi dalam memerangi miras oplosan.

Tak ingin hal sama terjadi diwilayah hukum Polres Gresik, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si. mengeluarkan maklumat larangan produksi dan peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Gresik.

Sabtu (5/5/18) siang, personil jajaran Polres Gesik melakukan patroli antisipasi produksi dan peredaran miras di cafe dan warung kopi. Kegiatan patroli yang sekaligus menyisir peredaran miras juga dibarengi dengan sosialisasi maklumat Kapolres Gresik tentang larangan produksi dan peredaran minuman keras diKabupaten Gresik.

Selain menyampaikan pesan Kamtibmas kepada karyawan cafe dan warung-warung, anggota Polres Gresik juga menempelkan stiker yang berisi himbauan agar pengunjung tidak mengkonsumsi miras saat berkaraoke.

Sebagai kota wali Kapolres Gresik menegaskan “tidak ada warung karoke apalagi miras didalamnya”, Kami selaku pengemban fungsi keamanan sudah menjadi tugas dan kewajiban menjaga kota wali, kota santri ini tetap bersih dari adanya miras dan obat-obatan terlarang.

Polri, khususnya Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) baik langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat. Pemasangan Baner Maklumat larangan produksi dan peredaran minuman keras juga terpasang ditempat-tempat keramaian agar masyarakat mengetahui dan paham.

“Hari ini, kami lakukan pemasangan stiker, spanduk, mengenai himbauan bahaya miras. Kami harap, untuk dipedomani para pengunjung cafe maupun warkop,” tambahnya.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2vTcxvW
via IFTTT

Cara Mendeteksi Malware Dengan Menggunakan Chrome Browser

Zaman sekarang, melakukan penjelajahan di dunia maya memang sudah menjadi kegiatan utama. Setiap orang pasti membutuhkan sesuatu yang terdapat di internet. Tapi apakah situs yang dikunjungi tersebut aman?

Saat ini ribuan situs terindikasi menyebarkan malware, baik yang merusak PC maupun yang hanya menjangkiti browser internet saja. Bahkan, Ransomware pun juga sering kali tidur di dalam PC kita tanpa kita sadari karena diunduh secara diam-diam oleh sebuah situs.

Jika Anda menggunakan Windows 10, kemungkinan besar Anda dalam posisi aman karena Windows Defender bakal melindungi komputer dari malware. Akan tetapi, pada Windows 8 ke bawah, Windows Defender kemungkinan tidak aktif secara otomatis. Dan sampai saat ini masih banyak orang yang kurang menyadari pentingnya softwareanti virus.

Jika saat ini Anda menggunakan Google Chrome versi terbaru, hal tersebut mungkin dapat menyelamatkan komputer Anda. Saat ini, Google Chrome sudah dilengkapi dengan proteksi terhadap malware. Bahkan Google Chrome mampu mendeteksi malware pada komputer secara keseluruhan, bukan hanya pada browser itu sendiri.

Untuk mendeteksi malware, Google ternyata bekerja sama dengan ESET. ESET sendiri terkenal dengan softwareanti malware-nya yang bernama NOD32. Oleh karenanya, jika Anda menggunakan Google Chrome sebagai browser, mulai sekarang dapat menggunakan anti malware.

Chrome Clean up

Yang perlu diingat adalah bahwa anti malware pada Google Chrome hanya akan melakukan deteksi pada saat dijalankan secara manual atau on demand. Jadi, lakukan saja setiap kali Anda ingin membersihkan malware dari komputer jika tidak memiliki anti virus.

Caranya sangat mudah. Jalankan browser Chrome seperti biasa, lalu ketik pada bar alamat URL:

chrome://settings/cleanup

Deteksi malware akan berjalan beberapa saat. Lama atau tidaknya deteksi sangat tergantung dengan media penyimpanan yang Anda gunakan (SSD atau hard disk) dan banyaknya file di dalam komputer tersebut. Layanan ini juga akan mendeteksi pada saat Google Chrome dibajak oleh pihak ketiga.

Sekali lagi, yang perlu diingat adalah bahwa Chrome tidak menawarkan fasilitas anti malwaresecara otomatis. Untuk hal tersebut, Anda harus mempercayakan kepada software-softwareanti virus.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2PhB2uO
via IFTTT

Fitbit Akan Rilis Smartwatch Dengan Fitur Yang Lebih Sempurna

Belakangan Fitbit terkesan disibukkan dengan segmen smartwatch dan lupa akan akar kekuatan mereka. Salah satu indikasinya, Fitbit Charge 2 yang merupakan fitness tracker unggulannya sudah hampir dua tahun tidak menerima penyegaran hardware. Singkat cerita, sudah waktunya konsumen disuguhi dengan Fitbit Charge 3.

Mengingat Fitbit Charge 2 diperkenalkan di ajang IFA 2016, ada kemungkinan Charge 3 juga diumumkan di IFA 2018 tidak lama lagi. Seperti apa kira-kira wujudnya? Android Authority rupanya sudah punya bocoran info plus gambar Charge 3 yang cukup lengkap.

Fitbit Charge 3

Seperti yang bisa Anda lihat di atas, gaya desainnya masih khas lini Charge. Layarnya masih monokrom, tapi yang cukup mengejutkan, layar ini diklaim merupakan touchscreen sepenuhnya, bukan mengandalkan sistem tap yang lamban seperti di Charge 2.

Kehadiran touchscreen juga membangun spekulasi bahwa Charge 3 bakal mewarisi sejumlah fitursmartwatch, semisal fitur Quick Reply seperti yang ada pada smartwatch Fitbit Ionic dan Fitbit Versa. Selanjutnya, Charge 3 diyakini juga bakal hadir dalam varian Special Edition yang mengemas chip NFC, sehingga bisa digunakan dalam transaksi elektronik via Fitbit Pay.

Fitbit Charge 3

Pembaruan lain yang tidak kalah menarik kabarnya adalah, Charge 3 diklaim tahan air hingga kedalaman 50 meter. Sayangnya, meski bisa dipakai untuk memonitor aktivitas berenang, Charge 3 kabarnya tidak dilengkapi GPS, yang berarti pengguna masih harus membawa smartphoneuntuk memantau aktivitas-aktivitas seperti jogging, hiking maupun bersepeda.

Bocorannya baru sebatas itu, dan sejauh ini belum ada yang tahu soal harganya. Semestinya Fitbit bakal mematok banderol yang sama seperti ketika Charge 2 pertama dirilis, yaitu $150, atau mungkin lebih mahal tapi cuma sedikit.

Fitbit Charge 3

 

 

 

Sumber: Android Authority.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2OSeqjN
via IFTTT

Update ke IOS 12 Ternyata Memang Membuat Iphone Lama Menjadi Lebih Cepat

Tanggal 5 Agustus 2018 Apple sudah resmi merilis update iOS 12 versi Developer Beta ke semua developer yang terdaftar dalam program Apple Developer. Semua iPhone dan iPad, termasuk iPhone 5S yang paling lawas juga sudah mendapatkannya.

Pertanyaan muncul seputar bagaimana kinerja iOS 12 di perangkat iPhone 5S? Sekedar informasi, iPhone 5S merupakan perangkat iOS paling lawas di antara semua yang resmi kebagian iOS 12. Tentu secara teori iPhone 5S akan mendapatkan kinerja yang sangat lambat dan lebih lemot dari ketika masih menggunakan iOS 11.

Ternyata pemikiran seperti ini SALAH BESAR! Apple dalam presentasi pertama di event WWDC 2018 sudah langsung menekankan bahwa iOS 12 akan memberikan kinerja yang jauh lebih baik dari iOS 11 di semua perangkat iOS, termasuk iPhone 5S. Itu artinya, iPhone 5S harusnya justru akan makin ngebut dan makin cepat kinerjanya setelah install iOS 12.

Berhubung versi iOS 12 Beta sudah dirilis, tentu sudah banyak orang yang mencoba iOS 12, termasuk di iPhone 5S sekalipun. Sudah banyak orang yang mencoba seperti apa rasanya iOS 12 di iPhone 5S.

Beberapa catatan yang perlu kamu ketahui adalah, iOS 12 yang dipakai ini masih dalam tahap Beta 1 untuk developer saja, dan belum dirilis secara resmi ke publik. Di kasus-kasus iOS sebelumnya, versi Beta 1 adalah versi yang paling berat, lambat, penuh lag, dan bug. Performa iOS baru benar-benar stabil ketika sudah dirilis ke publik.

Di versi Beta 1 dari iOS 12 ini, terlihat kinerja iOS 12 bahkan lebih cepat dari iOS 11. Tidak bisa dibayangkan ketika sudah dirilis ke publik nanti, kinerja iOS 12 pasti bisa lebih cepat lagi. Tentu pengguna perangkat lawas seperti iPhone 5S amat sangat senang.



from Halo Dunia Network https://ift.tt/2BrX2QY
via IFTTT